Hai, kami mau cerita sedikit tentang awal perkenalan kami.
Sebenarnya, kami sudah saling kenal sejak lama, tapi hanya sebatas kenal biasa.
Sampai akhirnya, dia iseng mulai chat dan mengajak ke arah yang lebih serius, hehe. Tapi waktu itu aku belum menanggapi, karena memang belum ada niat untuk menjalani hubungan yang serius. Seiring berjalannya waktu, komunikasi kami semakin intens. Bahkan, untuk kedua kalinya dia kembali mengajak serius, tapi aku masih belum langsung mengiyakan, hahaha.
Akhirnya aku mengajaknya untuk bertemu terlebih dahulu. Singkat cerita, dari pertemuan itu, yang awalnya hanya aku anggap sebagai teman, justru perlahan berubah menjadi rasa nyaman. Dari situlah, aku mulai membuka hati untuknya, dan dia pun kembali menyampaikan niat baiknya untuk menjalin hubungan yang lebih serius.
Setelah itu, aku mulai mempersilakannya datang ke rumah. Namun ternyata, beberapa kali dia datang, orang tuaku belum juga memberi “lampu hijau”. Alasannya sederhana, karena mereka belum terlalu mengenal latar belakang dan pribadinya. Ditambah lagi, kesan pertama mereka melihat dia adalah sosok yang pendiam, sedangkan aku dikenal cukup aktif dan cerewet, jadi mereka khawatir kami tidak akan sejalan.
Tapi pelan-pelan, aku meyakinkan orang tuaku bahwa dia adalah sosok yang baik. Aku juga bilang padanya untuk tidak terlalu malu-malu di rumah, karena sebenarnya keluargaku cukup hangat dan terbuka. Alhamdulillah, dia selalu berusaha mengikuti dan menyesuaikan diri. Hingga akhirnya, sedikit demi sedikit, orang tuaku mulai luluh dan memberikan restu. ✨
Dan lucunya, jauh sebelum semua ini terjadi, aku pernah melihat dia lewat di depan rumah dan sempat berpikir dalam hati,
"Ih, gamau sama laki-laki ini..." 🤭
Tapi siapa sangka, sekarang justru dia yang menjadi calon suamiku.
Benar ya, kadang takdir memang suka penuh plot twist. 🤍