Kami tidak memulai dengan cerita yang indah.
Bahkan di awal, kami hanyalah dua orang asing yang berjalan di arah masing-masing, tanpa pernah menyangka akan dipertemukan dalam satu takdir yang sama.
Waktu mempertemukan kami dalam keadaan yang tidak sempurna. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh, ada cerita lama yang masih tersisa, bahkan ketidaksetujuan orang lain pada hubungan kami. Namun justru di situlah kami belajar-bahwa Allah tidak mempertemukan tanpa alasan.
Kami pernah saling menjauh.Bukan karena hilang rasa, tapi karena ingin memperbaiki diri, menata hati, dan memastikan bahwa apa yang kami jalani bukan sekadar keinginan, melainkan kesiapan. Lalu akhirnya atas takdir Allah kamu bersama lagi menjalin hubungan yang saling membutuhkan, memahami, menerima dan tumbuh bersama.
Kami pun memahami, bahwa cinta yang baik bukan yang tergesa-gesa, melainkan yang dipersiapkan dengan kesungguhan. Bukan hanya tentang bersama, tapi tentang bagaimana saling membawa menuju kebaikan dan ridha-Nya. Kami sempat LDR setelah dia datang kerumah ku beserta orangtua untuk melamar ku pada november 2024. Dalam jarak itu, kami belajar arti rindu yang tidak harus diungkapkan, beribu kata maaf yang di lontarkan, dan doa yang diam-diam dipanjatkan. Hingga pada akhirnya hari itu tiba.
Tahun ini 2026 sudah 10 tahun kami saling mengenal, dan hari ini 28 mei 2026 kami memilih untuk melangkah dengan niat yang lebih serius. Mengikat bukan hanya perasaan, tetapi juga tanggung jawab dalam sebuah janji suci pernikahan.
Semoga langkah ini menjadi awal ibadah panjang, yang tidak hanya menyatukan kami di dunia, tetapi juga kelak di akhirat dalam ridha Allah SWT.