Awal pertemuan kami terjadi pada Februari 2025. Saat itu kami hanya berkenalan singkat tanpa sempat bertukar nomor telepon maupun media sosial. Seiring berjalannya waktu, kami kembali menjalani kehidupan masing-masing tanpa pernah menyangka akan dipertemukan kembali.
Atas izin Allah SWT, tepat setahun kemudian pada Februari 2026, kami dipertemukan kembali secara tidak sengaja saat berpapasan di jalan. Dari pertemuan sederhana itu, ia menyapa dan meminta nomor telepon saya. Sejak saat itu komunikasi kami mulai terjalin dengan lebih intens.
Tidak membutuhkan waktu lama, ia menunjukkan keseriusannya melalui perhatian, komitmen, dan niat baik yang tulus. Kehadirannya membawa kenyamanan dan ketenangan, serta mengajarkan arti saling menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Bersama, kami belajar untuk saling memahami, mendukung dalam setiap langkah, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Hingga akhirnya, dengan penuh rasa syukur dan keyakinan, kami memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius, memohon ridha Allah SWT untuk menyempurnakan separuh ibadah kami dalam ikatan pernikahan.