23 November 2024 menjadi hari pertama kami dipertemukan. Tidak ada hal yang terasa begitu istimewa saat itu, selain pembahasan sederhana mengenai pembagian job desk untuk acara manasik di esok hari. Namun siapa sangka, pertemuan singkat tersebut justru menjadi awal dari perjalanan panjang yang mengantarkan kami sampai di titik ini.
Jauh sebelum dipertemukan dalam proses ta’aruf, ternyata kami sudah berada di lingkungan yang sama. Saya di Pemuda Persis, dan dia di Pemudi Persis. Meski begitu, tidak pernah ada perkenalan yang membuat kami saling mengenal, apalagi dekat. Hingga akhirnya, Allah menghadirkan perantara yang mempertemukan kami melalui proses ta’aruf. Pertukaran CV menjadi langkah pertama dari perjalanan itu.
Menjalani proses ta’aruf tentu tidak selalu mudah. Perbedaan usia, komunikasi yang terbatas, hingga rasa ragu sempat hadir, terlebih karena ini adalah pengalaman pertama bagi kami berdua. Bahkan pernah ada masa ketika rasanya ingin menyerah. Namun ada satu momen yang membuat hati ini yakin, bahwa mungkin dialah jawaban terbaik yang telah Allah siapkan.
Dari keyakinan itulah langkah serius mulai diambil. Dengan niat baik, saya memberanikan diri datang bersama perantara untuk bersilaturahmi, lalu kembali hadir menemui kedua orang tuanya secara langsung. Hingga akhirnya, perjalanan yang bermula dari perkenalan sederhana ini membawa kami menuju sebuah ikatan yang insyaAllah dipenuhi keberkahan. ✨